sepi dalam ramai
SEPI DALAM RAMAI
IVANI AYU MARLINA
Sepi adalah situasi dimana ada kata diam dalam rongga-rongga ruang
tersebut. sejujurnya aku tak mudah puitis dalam mempermanis sebuah kata tapi
ketika hening , otak ku mulai memproduksi kata-kata manis seperti,”jika diam mu kali ini hanya mendengarkan
lagu Ariana grande-thank u next itu artinya kamu sedang berusaha untuk bangkit
dan sadar bahwa tak semua lagu yang kau nyanyikan untuk ricky” dan biasanya,
ketika sepi melanda datanglah sebuah rintik hujan di balik jendela dengan kaca
kusam ketika itupun pikiran mulai merangkak ke masa lalu teringat sewaktu kecil
yang imut dengan ice cream cake di sekujur badan,lalu akan muncul ½ mulut mu
terbuka tapi di mata mu ada air yang mendobrak pintu mata akhirnya bulu matamu
basah,”di hatimu juga ikut berkata”sudah
lah itu kejadian 10 tahun yang lalu mungkin di masa depan tidak akan bertemu
dengannya”, ingin rasanya mendeklarasikan kata”ya tuhan aku butuh seseorang yang mengerti semua yang ku maksud,semua
yang ku mau,semua yang pergi”, aku lupa bahwa ini hanya sepi tak ada
seorang pun yang ada di sini,terkadang memang tidak tahu diri,ingin mendapatkan
nya tapi tidak tahu aku ini apa! ,sebenernya sepi ini mengundang hujan tapi
payung ku sudah terbang terbawa angin dan air hujan masih deras,akhirnya harus
cari tempat untuk berteduh sembari hujan turun,hujan kali ini pun mengundang
luka dalam,,masalah bertubi-tubi datang dan aku masih di dalam sepi,hanya do re
mi fa si do yang ku dengar,,Bukan berarti aku tak suka dengan ramai tapi sepiku
saja, sudah banyak masalah, aku takut ramai ku menimbulkan masalah besar bagi
kehidupan semua orang yang mengenalku!!! ,aku tak tahu apakah sepi dan ramai
bisa bersatu? Sedangkan ketika sepi, aku ini apa? hanya terdiam tak ada yang
menanyakan? Ramai? aku hanya diam tak bisa berbaur dengan angin,air,matahari,hujan,
padahal sang fajar begitu menakjubkan di petang hari,banyak kamera
mengabdikanmu, aku iri padamu !!
Dunia selalu banyak puzzle,ramai gambar di puzzle tapi aku
masih sepi, aku bisa bersamamu tapi tak merasakan kebahagian di dalam keramaian
mu,karena ramaimu menolak sepiku. aku hanya terjebak dalam ruang kosong,hanya
ada aku ! aku! Dan aku !,, wahai ramai datanglah sesekali di sepi ku agar ku
bisa merasakan keramaian mu,agar ku bisa menyentuh kebahagian walau banyak
sepiku menolak mu,aku bosan dengan mulut atlantis itu,, selalu menyalahkan
sepiku.
Kadang
berteman pun ,,aku tak bisa merasakan berteman dengan siapa pun,, hanya ada
rasa cangkung !!,,tapi setelah mengenal keramaian ternyata ramai itu tak
seburuk yang ku pikirkan,aku sekarang bisa merasakan tingkah lucu sahabat
ramaiku, walau aku tak tahu ia tulus atau tidak, berteman dengan sepiku,banyak
kenangan manis tertuai dengannya,sekarang aku bisa merasakan hangatnya sang
fajar ketika petang. Sembari melontarkan kata-kata manisnya ”kalau bener jatuh adalah luka,bolehkah aku ada di sebelahmu? Atau
menjadi pelindungmu? Agar kelak aku dapat melihat mu di antara sepi dan ramai
dan tidak akan ku biarkan mulut atlantisnya menyerangmu lagi”, ”seperti itukah yang terjadi kedepan”? tanyaku kepadanya, ramai menjawab”aku berkata manis kepada mu karena aku
khawatir nanti sang fajar membenci ku kerena gagal menghibur sepi yang
terlanjur sendu dari awal,urusan terjadi kedepan atau tidak, aku tidak tahu
karena aku bukan tuhan !!,, tapi aku hanya ingin diam saja meski dadaku
tengah tertikam,aku hanya ingin diam saja,aku hanya ingin luka diam-diam
saja!!,percuma saja bilang aku tidak apa-apa sedangakan hatiku tertusuk sangat
dalam.
SEPI DALAM RAMAI
IVANI AYU MARLINA
Dunia selalu banyak puzzle,ramai gambar di puzzle tapi aku masih sepi, aku bisa bersamamu tapi tak merasakan kebahagian di dalam keramaian mu,karena ramaimu menolak sepiku. aku hanya terjebak dalam ruang kosong,hanya ada aku ! aku! Dan aku !,, wahai ramai datanglah sesekali di sepi ku agar ku bisa merasakan keramaian mu,agar ku bisa menyentuh kebahagian walau banyak sepiku menolak mu,aku bosan dengan mulut atlantis itu,, selalu menyalahkan sepiku.
Kadang berteman pun ,,aku tak bisa merasakan berteman dengan siapa pun,, hanya ada rasa cangkung !!,,tapi setelah mengenal keramaian ternyata ramai itu tak seburuk yang ku pikirkan,aku sekarang bisa merasakan tingkah lucu sahabat ramaiku, walau aku tak tahu ia tulus atau tidak, berteman dengan sepiku,banyak kenangan manis tertuai dengannya,sekarang aku bisa merasakan hangatnya sang fajar ketika petang. Sembari melontarkan kata-kata manisnya ”kalau bener jatuh adalah luka,bolehkah aku ada di sebelahmu? Atau menjadi pelindungmu? Agar kelak aku dapat melihat mu di antara sepi dan ramai dan tidak akan ku biarkan mulut atlantisnya menyerangmu lagi”, ”seperti itukah yang terjadi kedepan”? tanyaku kepadanya, ramai menjawab”aku berkata manis kepada mu karena aku khawatir nanti sang fajar membenci ku kerena gagal menghibur sepi yang terlanjur sendu dari awal,urusan terjadi kedepan atau tidak, aku tidak tahu karena aku bukan tuhan !!,, tapi aku hanya ingin diam saja meski dadaku tengah tertikam,aku hanya ingin diam saja,aku hanya ingin luka diam-diam saja!!,percuma saja bilang aku tidak apa-apa sedangakan hatiku tertusuk sangat dalam.
Ngapa dah
BalasHapusThanks dah baca
Hapusmakasih ya sudah baca
HapusGak ketinggalan dah, otw reading langsung. Wkwk
BalasHapusoya lupa ada pembaca setia blog ku heheh makasi banyak
Hapus